Aku yang salah
melukai hatinya, tanpa kusadari itu
dia yang mendengkiku
tapi tak tahu apa alasannya
Ketika sikapku kuubah padanya
bukan berarti aku tak lagi menyayanginya
aku hanya ingin membuatnya berhenti,
berhenti menyandarkan hidupnya padaku,
karena tak selamanya aku hidup
aku sedih,
kecewa,
perih dalam hati
apakah ia tahu itu?
aku terus mencoba
menjaga tutur kata dan tingkah laku Q padanya
namun ia tak jua sadar
aku tak pernah berniat menyakitinya,
tak sedikitpun teman,
tapi apalah dayaku,
semua telah terjadi.
maaf,
mungkin aku bukanlah teman yang baik untukmu,
juga bukan teman yang pantas kau jadikan sahabat,
namun,
dari dalam lubuk hatiku,
kuucapkan maaf setulus hati.
Advertisement